Law Intellectual Society (Lawcus) Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (FH UNSRI) melalui Department of Community Development bersama dengan Yayasan Satu Amal Indonesia sukses menyelenggarakan kegiatan Lawcus Mengabdi [Environment Friendly].
Kegiatan pengabdian kali ini mengusung tema “A Drop of Water to save Life of the Next Generation” yang diselenggarakan secara offline di Kampung Sungai Pedado, Keramasan pada Sabtu (13/5). Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari Gubernur Sumatera Selatan Bapak H. Herman Deru bersama dengan Pemerintah Daerah Sumatera Selatan dan juga dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Dr. Zulhidayat S.H., M.H.. Bukan hanya itu kegiatan ini juga menghadirkan 2 Narasumber dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya yaitu Ibu Yustini Ardillah, S.KM., MPH dan Ibu Dwi Septiawati, S.KM., M.KM yang ahli dalam bidangnya.
Saat ini, baik Ibu Yustini dan Ibu Dwi merupakan dosen tetap pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya, penulis, peneliti dan pemakalah. Keduanya kerap juga sering menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan mengenai kesehatan lingkungan maupun kesehatan masyarakat serta sering melakukan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi Lawcus FH UNSRI yang menyelenggarakan kegiatan luar biasa ini. dengan melakukan kegiatan penyuluhan seperti ini, masyarakat akhirnya dapat menjadi paham mengenai kesehatan air yang baik bagi tubuh dan hal ini akan memberi banyak dampak positif bagi orang banyak.” Ujar kedua narasumber yaitu Ibu Yustini dan Ibu Dwi.
Director Lawcus FH UNSRI, Agathia Rukmana Simamora mengatakan Kegiatan Lawcus Mengabdi ini merupakan program kerja antara Lawcus FH UNSRI dengan Yayasan Satu Amal Indonesia berupa kegiatan Distribusi Bantuan Air Bersih dengan harapan dapat secara rutin diselenggarakan Lawcus FH UNSRI dengan tujuan melakukan pendistribusian air dan juga membina adik-adik di Kampung Sungai Pedado hingga akhirnya masyarakat dapat mengakses aliran air bersih dari PDAM.
“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap para bapak dan ibu serta adik-adik di Sungai Pedado ini dapat mendapatkan aliran air bersih dari PDAM untuk menunjang kegiatan sehari-hari mulai dari air yang bersih untuk diminum, mencuci, hingga mandi dan untuk kegiatan beraktivitas lainnya. Sehingga tidak perlu lagi untuk membeli air minum dan sebagainya” Ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III FH Universitas Sriwijaya Dr Zulhidayat S.H., M.H., juga turut memberikan sedikit kata sambutan, yang menyatakan hal serupa bahwa dengan adanya kegiatan ini masyarakat dari Sungai Pedado dapat mendapatkan perhatian mengenai aliran air bersih dari pemerintah setempat.
“Kita juga mengapresiasi gerak dan dukungan yang dilakukan oleh Bapak Gubernur, semoga dengan adanya kegiatan ini, kehidupan masyarakat Kampung Sungai Pedado dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya ,” Ungkapnya.

Rangkaian acara Lawcus Mengabdi [Environment Friendly] 2023 ini dipandu oleh Rina selaku Master of Ceremony (MC) dan juga Riris Maristella Gultom selaku Moderator, keduanya merupakan anggota Lawcus FH UNSRI. Dalam kesempatan ini, narasumber juga memberikan banyak pembelajaran mengenai menjaga kesehatan masyarakat dalam penanganan stunting yang disampaikan oleh Ibu Yustini dan juga Ibu Dwi yang menyampaikan informasi mengenai pemberdayaan lingkungan berwadah nyaman, aman dan tentram.
Baik Ibu Yustini maupun Ibu Dwi mengatakan bahwasanya jika kita menjaga dan merawat alam maka alam pun juga akan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan kita. Ibu Dwi mengatakan bahwasanya “kita dapat memulai menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita, mulai dari membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kebersihan rumah kita” ujar bu Dwi, kemudian Ibu Yustini juga menambahkan bahwasanya “untuk melakukan pencegahan terhadap stunting dan penyakit lain kita dapat memulainya dengan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan setelah melakukan aktivitas di luar ruangan” ujarnya.
Dalam akhir sesi pemaparan materi dan juga tanya jawab, kedua narasumber memberikan pesan untuk para masyarakat yang hadir terutama kepada ibu-ibu di sungai pedado untuk selalu menjaga kebersihan, mensterilkan terlebih dahulu air yang hendak digunakan dan memperhatikan setiap asupan gizi yang diberikan kepada anak dalam masa perkembangan si kecil untuk mencegah terjadinya stunting dan penyakit lainnya yang dapat menghambat pertumbuhan anak-anak.
Lalu acara ditutup dengan penyerahan Sertifikat dan Plakat kepada kedua narasumber sebagai apresiasi atas kontribusi dan ketersediaan dalam membagikan ilmu, tenaga dan waktunya pada kegiatan pengabdian terhadap masyarakat yang diselenggarakan oleh Lawcus FH UNSRI dan juga acara tersebut diakhiri dengan pemberian apresiasi berupa sembako kepada para peserta yang sangat antusias dalam memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada kedua narasumber pada saat kegiatan penyuluhan berlangsung.
Setelah melakukan kegiatan penyuluhan, Lawcus FH UNSRI melanjutkan kegiatan mengajar kepada adik-adik pada lingkungan Sungai Pedado bersama dengan Yayasan Satu Amal Indonesia di Rumah Belajar Ceria (RBC) mengenai “Bagaiamana Cara Melakukan Penyaringan Air Kotor agar menjadi Air yang bersih (Filtrasi air)”. Bukan hanya mengajar, Lawcus FH UNSRI juga melakukan games cerdas cermat kepada adik-adik di Rumah Belajar Ceria.
Kemudian dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada adik-adik dan melakukan sesi foto bersama di depan pelataran Rumah Belajar Ceria serta penyerahan sertifikat kepada Kepala Sekolah Rumah Belajar Ceria. Hingga sampailah pada penghujung acara yakni kegiatan diakhiri dengan Penyaluran Air Bersih kepada masyarakat Sungai Pedado yang dipandu oleh Yayasan Satu Amal Indonesia.
Jl. Raya Palembang – Prabumulih KM. 32, Indralaya Utara Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30662 | fhunsrilawcus@gmail.com | +6282182636016 (Adnan Wahid)

Tinggalkan Balasan